intranet
jaringan lokal yang dibangun dengan teknologi internet di dalamnya, terdapat basis arsitektur berupa aplikasi web dan teknologi komunikasi data, sangat terbatas dalam hal privilege dan hak akses para pemakai
aplikasi dan informasi ditujukan bagi kalangan dalam organisasi itu sendiri. penggunaan firewall bagi jaringan lokalyang terkoneksi dengan internet. protokkol TCP/IP, punya IPaddress, harus ada layanan layaknya internet, contoh web
URI
Universal Resource Identifier, identitas sumber daya
URL
Universal Resource Locator, lokasi SDM
URN
Universal Resource Name
protokol TCP/IP
application layer, data
transport layer, segment
network/Internet layer, IP packet
physical layer, frame
topologi Internet~> topologi mesh
http 1.0 terjadi minimal 2 koneksi, tidak melayani multiple get, masih single.
minta file dulu baru gambar
http 1.1 persistant connection tidak melayani multiple get jga, koneksi dipertahankan, satu koneksi untuk beberapa request
statefull informasi/ kondisi sebelumnya dicatat, seperti siapa yg merequest, file apa yg diminta
bcc~> tidak ketahuan siapa yang dikirimi/ di cc kan
cc~> ketahuan siapa saja yg dikirimi
CGI(common gateway interface): interface yang menjembatani antara web serve degan pihak ketiga
pengiriman pesan (email)
user(mail client, mail user agent)~>smtp~>Mail transver agent( mail server agent juga)~>smtp~>MTA~>mail.ugm.ac.id (tempat mailbox)~>pop3/IMAP/HTTP~>user
paradigma pengaksesan pesan
online:apabila aktivitas membaca dan membalas harus selalu terhubung server
offline: bisa membaca dan membalas dalam keadaan tidak terhubung, kecuali saat sendingnya POP3, thunderbird
disconnected: setengah konek setengah tidak, contoh saat membaca konek, saat mengetik balasan putus, saat mengirim konek lagi IMAP
beda IM dan IRC
IM harus punya akun, IRC nickname saja bisa
IM bisa kirim pesan offline, IRC tidak bisa
IM bisa transfer file
Chat room lebih spesifik di IM
IM adalah representasi dari IRC
pendekatan sosialisasi
mengembangkan pendekatan kendali konten berbasis pengguna, contoh forum
sosial software, layanan berbasis sosial, berusaha melepaskan ikatan2 emosi formal
leadership
pengelolaan intranet
1. terpusat~> lambat
dipusatkan pada salah satu unit untuk keseluruhan distribusi
mengikuti klasifikasi distribusi
pola departemen distribusi, yang dipusatkan segala kebijakan infrastruktur, lalu lintas data, konfigurasi
lokasi dan departemen menjadi basis
2. tersebar bebas~> tidak ada kendali informasi data, layanan cepat
suatu pendekatan penggunaan intranet dimana masing2 unit atau lokasi mempunyai kebijakan sendiri2 yang tidak tergabung pada unit2 lain
3. tersebar terkendali~> paling bagus
suatu pola dimana masing2 unit diberi keleluasaan dalam menjalankan layanan namun berdasar kebijakan yang terpusat, mengelola layanan yg disediakan pusat
contoh website semua unit diselesaikan sendiri dan pengelolaannya diserahkan pihak lain
kriteria sukses:
siklus berputar dan ada manfaatnya
membuat layanan menjadi menarik
layanannya bermanfaat, memenuhi kebutuhan user
ada aturan yg bersifat memaksa
ketersediaan informasi
auditĀ  content Intranet~> untuk mengetahui seberapa baik informasi yang menyebar di Intranet
mengapa harus dilakukan audi informasi?
keuntungan:

validitas, infonya valid atau tidak
feed back
sistem informasi, kualitas dan kinerja
pengetahuan/informasi baru
keahlian
siklus informasi di intranet
proses pengumpulan informasi (dari dalam dan luar)
penyimpanan informasi
penyebaran informasi di Intranet/ publikasi
audit: arsip(kembali ke auidt), hapus, update
update informasi, ke pengumpulan lagi
aktivitas audit:
1.analisis, melihat keamanan dan kemanfaatan (hasil dari kesimpulan harus diambil)
2.tindakan:
diarsipkan, karena penyimpanan di Intranet tidak aman, sehingga dilakukan penyimpanan khusus/ sendiri
dihapus, jika bahaya atau tidak bermanfaat
relokasi, dipindah ke server yg lebih umum atau diperbanyak ketempat lain
update, suatu tindakan yg akan diambil